Cerita:
Ada seorang wanita bernama Melati dan dia mempunyai pacar bernama Jaka. Mereka berpacaran dengan cara yang kurang sehat karena Jaka adalah seorang yang sensitif dan emosional. Setiap Melati tidak dapat memberikan apa yang dia mau dan tidak dapat menuruti perintahnya, si Jaka akan memukul atau menarik rambut Melati. Perilaku seperti itu di contoh Jaka dari ayahnya yang juga memperlakukan ibunya dengan kasar. Dan sampai pada saatnya Melati mengambil keputusan untuk mengakhiri semuanya. Lalu terdengar kabar jika Jaka sudah mempunyai pacar lagi dan melakukan hal yang sama seperti pada saat Jaka masih bersama Melati.
Disini gue bakal kasih kalian penjelasan tentang: "mengapa seseorang dapat melakukan kekerasan dalam berpacaran?". Menurut gue, kenapa seseorang dapat melakukan itu kepada pacarnya sendiri? Pertama, karena dia tidak bisa mengontrol emosinya sendiri dan yang kedua mungkin karena lingkungan.
Ya lingkungan keluarga disini kurang berperan dan juga komunikasi yang tidak terbuka antara anak dengan orang tua. Melati (Si wanita), dia kurang mendapatkan perhatian dari orangtuanya yang selalu sibuk dengan perkerjaannya, maka dari itu dia membutuhkan perhatian dari orang lain, dalam hal ini yaitu pacarnya. Namun, Jaka (Si pria) dia juga kurang berkomunikasi dengan orangtuanya dan juga ayah Jaka kurang baik dalam mencontohkan perilakunya kepada anaknya, maka dari itu Jaka pun melakukan hal yang sama kepada pacarnya. Si wanita jg perlu untuk berani mengatakan "tidak" pada apa yang dia tidak suka dan Si pria juga perlu untuk mengendalikan emosinya.
Komunikasi memang sangat penting apalagi antara anak dengan orangtua atau antara orangtua dengan anak. Komunikasi yang tidak lancar juga dapat memperhambat keterbukaan kita dengan orang terdekat kita.